DPRD Berau Apresiasi Penambahan Jadwal Penerbangan di Bandara Kalimarau

diterbitkan: Selasa, 2 Desember 2025 12:12 WITA
Penambahan jadwal penerbangan di Bandara Kalimarau jelang Nataru dapat apresiasi dari DPRD Berau

BERAU – Berbagai persiapan dilakukan menjelang momen libur panjang dalam perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026 atau yang dikenal dengan sebutan Nataru.

Salah satu persiapannya adalah penambahan jadwal penerbangan di Bandara Kalimarau. Langkah yang diambil pihak bandara mendapatkan apresiasi dari Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto.

Ia menekankan, periode libur akhir tahun selalu menjadi momen krusial karena tingginya mobilitas masyarakat. Sehingga penambahan jadwal penerbangan, dan pembentukan Posko Terpadu menjadi langkah tepat yang memang perlu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Baca juga  Penggunaan Teknologi dalam Kumpulkan Pajak Daerah, Bapenda Berau Dapat Dukungan Penuh dari DPRD

“Jadi tentu kita apresiasi kebijakan pihak bandara. Seluruh sistem operasional juga harus dalam kondisi baik menjelang Nataru ini,” terang Dedy.

Dedy memastikan, pihaknya menyambut baik laporan persiapan yang sudah disampaikan pihak bandara. Namun pihaknya mengingatkan agar pengawasan di lapangan tetap harus menjadi perhatian utama.

Pemberian layanan yang paripurna harus tetap dilakukan, meskipun peluang terjadinya lonjakan penumpang bisa saja terjadi. Pengawasan yang harus diperkuat dan dioptimalkan juga mencakup potensi extra flight, kondisi cuaca buruk, dan kebutuhan layanan darurat.

Baca juga  Penambahan Maskapai di Bandara Kalimarau, DPRD Harap Ada Potensi Penurunan Harga Tiket Pesawat

“Seluruh aspek harus dipastikan siap, mulai dari jadwal penerbangan tambahan, antisipasi cuaca ekstrem, hingga kesiapan layanan darurat,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan pentingnya koordinasi intensif antara pihak bandara, maskapai penerbangan, dan instansi keamanan agar setiap pergerakan penumpang berjalan aman dan tertib.

“Mungkin ada kendala, dan biasanya pasti ada. Tapi itu wajar, tapi semoga selama periode nataru tidak ada hambatan berarti yang mengganggu operasional badara,” pungkasnya. (adv)

Baca juga  Aparatur Kampung Diminta Gunakan ADK Sesuai Peruntukan, Dedy: Jangan Main-Main dan Asal-Asalan

 

Bagikan:
Berita Terkait