Fakta Mengejutkan Jelang Mudik Lebaran, Cuma Satu Bus Damri Berau Siap Jalan

diterbitkan: Kamis, 12 Maret 2026 07:05 WITA
Petugas Dishub Berau saat melaksanakan pengecekan kendaraan BUS Damri yang akan digunakan mudik lebaran. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI,- Musim mudik Hari Raya Idulfitri sudah di depan mata. Namun sebuah fakta miris justru terungkap saat Dinas Perhubungan Kabupaten Berau menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check angkutan darat pada Rabu (11/3/2026) siang.

Pengecekan armada yang sengaja dilakukan 9 hari menjelang Lebaran ini, membuka mata masyarakat tentang minimnya kesiapan transportasi massal di Berau.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin membeberkan bahwa, dari sekian banyak armada bus Damri yang ada ternyata hanya memeriksakan satu unit kendaraan.

Baca juga  Nostalgia Kursi Ulin, Bioskop Tua Teluk Bayur Berdenyut Lagi

Alasannya cukup mengejutkan. Satu-satunya bus itulah yang dipersiapkan oleh pihak pengelola untuk melayani penumpang pada arus mudik tahun ini.

“Yang kita proses tadi kendaraan yang mau digunakan aja karena itu yang mau berangkat,” ungkap Hendra.

Tindakan Tegas Tanpa Kompromi

Meski hanya satu unit yang disiapkan, Dishub Berau rupanya tidak mau berkompromi dengan urusan nyawa penumpang. Hendra menyebut, bus tunggal tersebut terpaksa dicoret dan diberi status tidak layak beroperasi. Sebab, ditemukan masalah pada kondisi ban serta kepakeman rem.

Baca juga  Sempat Terkendala Banjir, Peningkatan Jalan Poros Batu Rajang-Long Lamcin Ditarget Rampung Tahun Ini

Secara teknis, bus tersebut sebenarnya bisa masuk kategori layak jalan dengan catatan. Namun aparat sengaja mengambil langkah tegas demi memaksa pihak pengelola segera melakukan perbaikan.

“Boleh masuk kategori layak dengan catatan karena dia cuma ganti ban aja. Tapi takutnya begitu kita pulang, ban tidak diganti jadi kami kasih aja tidak layak untuk operasi,” tegasnya.

Penguasa Armada Masuk Bengkel

Lalu ke mana sisa armada Damri lainnya bersembunyi. Hendra mengungkapkan bahwa, bus-bus tersebut saat ini teronggok di garasi. Karena kondisinya memang sudah tidak layak jalan, dan sedang dalam proses pembenahan.

Baca juga  Miris! 2025 Pendapatan Berau Tembus Rp5 Triliun, Tapi 59 Persen Jalan Masih Rusak Berat

Inspeksi yang dilakukan Dishub sendiri sangat menyeluruh, meliputi pemeriksaan ketebalan asap buang atau smoke, tester kelayakan ban, lampu hingga ketersediaan palu pemecah kaca darurat.

“Asap yang terlalu pekat menandakan kerusakan mesin yang sangat berbahaya jika dipaksa melewati jalur menanjak,”bebernya.

Usai menertibkan angkutan darat, Dishub Berau berencana akan langsung mengalihkan fokus pada angkutan perairan.

Inspeksi keselamatan armada speedboat dijadwalkan bergulir pada Jumat mendatang di kawasan Dermaga Sanggam.(*)

Bagikan:
Berita Terkait