NUSANTARA TERKINI – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menjadikan momen Ramadan 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat tali persaudaraan. Melalui kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan tausiyah dan salat tarawih di Rumah Jabatan (Rumjab), Rabu (25/2/2026), ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperbaiki kualitas hubungan antarsesama.
Suasana hangat menyelimuti kediaman dinas orang nomor dua di Bumi Batiwakkal tersebut. Sejak sore, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat tampak membaur. Canda tawa dan jabat tangan hangat mewarnai pertemuan yang kental dengan nuansa kekeluargaan itu.
Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa agenda buka puasa bersama ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar ritual tahunan. Menurutnya, ini adalah ruang istimewa untuk merawat silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena kesibukan tugas pemerintahan sehari-hari.
“Buka bersama bukan hanya sebagai momentum biasa, tapi juga sebagai salah satu jalan untuk menjaga silaturahmi dan ukhuwah di antara kita,” ujarnya.
Lepas dari Kepentingan Duniawi
Gamalis menyoroti perbedaan mendasar antara pertemuan di bulan suci dengan hari-hari biasa. Jika sehari-hari interaksi kerap didominasi oleh urusan pekerjaan dan target birokrasi, maka Ramadan menghadirkan suasana berbeda yang dilandasi niat ibadah.
“Selama ini pertemuan yang terjalin kerap berorientasi pada urusan pekerjaan dan kepentingan duniawi. Di momen ini, buka bersama inilah, kita dipertemukan tanpa tujuan lain, yakni dalam bulan Ramadan yang penuh berkah,” ungkapnya.
Ia berharap momentum suci ini dapat memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas. Sinergi yang terbangun lewat meja makan dan saf salat diharapkan berdampak positif pada kekompakan seluruh elemen dalam membangun daerah.
“Semoga dengan pertemuan ini silaturahmi kita dapat terjaga dengan baik dan semakin memperkuat kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Berau ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan sore itu ditutup dengan pelaksanaan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah yang berlangsung dalam suasana khusyuk.





