Ketua Komisi III DPRD Kaltim Usul Perbaikan Fasilitas Rutan Tanjung Redeb

diterbitkan: Kamis, 19 Maret 2026 06:00 WITA
Foto: Syarifatul syadiah saat melaksanakan bukber bersama penghuni Rutan Tanjung Redeb.

NUSANTARA TERKINI – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Syadiah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Berau pada Rabu (18/3/2026).

Dalam kunker tersebut, Syarifatul yang didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim Subroto dan rombongan mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb.

Di rutan, Syarifatul melakuian dialog dengan petugas serta menyapa warga binaan di Blok Perempuan. Ia memberikan motivasi kepada warga binaan untuk bisa menjadikan waktu di rutan ini sebagai titik balik menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga  TPS di Jalan Niaga Undang Perhatian DPRD Berau, Luber dan Sebabkan Bau Tak Sedap

“Jangan mengulangi kesalahan yang sama saat keluar nanti. Semangat untuk berubah itu penting,” ujarnya.

Ia juga melakukan pengecekan fasilitas rutan. Salah satunya dapur, yang dalam hal ini ia memberikan apresiasi atas kebersihan, kerapian dan memenuhi standar kesehatan warga binaan.

Kendati demikian, masih ada beberapa fasilitas yang perlu dibenahi, mulai dari penambahan atap di area persiapan memasak hingga memperbaiki kebocoran di beberapa titik.

Baca juga  Diresmikan di IKN, BPJS Kesehatan Usung Kantor Bertema Rumah Panggung

“Beberapa perbaikan fasilitas akan kami dorong (diusulkan perbaikan), termasuk melalui rekan-rekan kami di Fraksi Golkar DPRD Berau,” katanya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pihak rutan yang telah melakukan program pembinaan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenang) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Beberapa program pembinaan itu melalui kegiatan keagamaan, seperti pembelajaran tahfidz hingga menghafal Al-quran. Termasuk juga di rutan itu ada program peningkatan keterampilan warga binaan.

Baca juga  PT Kilang Pertamina Balikpapan Terima Kunjungan Biro Hukum KESDM untuk Tinjau Manajemen Karbon

“Merekan dibekali kemampuan membuat souvenir, hingga membatik melalui kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, Maluang Batik,” pungkasnya. (**)

Bagikan:
Berita Terkait