Lamin Adat di Long Peso Diamuk ‘Si Jago Merah’

diterbitkan: Rabu, 14 Januari 2026 08:11 WITA
Lamin adat di Peso yang terbakar pada Rabu (14/1/2026).

TANJUNG SELOR – Lamin adat di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) diamuk ‘si jago merah’ pada Rabu (14/1/2026) sore.

Berdasarkan sejumlah video yang beredar di grup-grup WhatsApp, api berkobar besar melalap bangunan berukuran besar tersebut.

“Long Peso, Lamin adat terbakar. Awas awas!,” demikian dikatakan salah seorang warga yang merekam kejadian itu.

“Habis sudah Lamin adat, tinggal rumah Ibu Devi,” sambungnya.

Sementara itu, laporan kejadian dari Polresta Bulungan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita bertempat di Desa Long Peso.

Baca juga  Lima Rumah di Tanjung Redeb Diamuk si Jago Merah, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Dalam laporan itu, tercatat ada beberapa rumah yang terbakar, yakni rumah Jalung Usat, Anton Elias dan Lamin Adat Peso, serta rumah tidak berpenghuni yang merupakan rumah dinas bidan.

Kronologis kejadian yang dihimpun Polresta Bulungan melalui Polsek Peso dari saksi, sekitar pukul 17.10 Wita saksi Anton Elias pulang dari kebun dan mendapati rumah kosong disamping rumahnya terbakar.

“Karena panik saudara saksi beserta keluarga langsung mengamankan barang berharga untuk dibawa keluar rumah dan memanggil masyarakat sekitar untuk melakukan pemadaman,” demikian rilis Polresta Bulungan.

Baca juga  Polresta Bulungan Musnahkan Sabu 675,39 Gram, Satu Pelakunya Residivis yang Baru Bebas Tiga Hari

Sementara keterangan dari saksi Jalung, pada waktu yang sama dirinya merasakan hawa panas dan asap masuk rumahnya. Karena batuk akibat asap tersebut, Jalung keluar rumah untuk meludah. Namun, ketika sampai di teras rumah ia melihat sebelah rumah sudah terbakar.

Melihat kejadian itu, Jalung lalu berteriak memanggil anggota keluarganya untuk keluar menyelamatkan diri. Karena api sudah mulai menyambar bagian atas rumahnya.

Baca juga  Ditabrak Kapal Ponton, Warga Akui Jembatan Salimbatu Sempat Goyang

Tidak ada barang berharga yang sempat diselamatkan dari rumah Jalung. Saat ini api sudah dipadamkan oleh masyarakat dengan menggunakan air profil dan air selokan sekitar rumah.

Dugaan sementara penyebab kebakaran diakibatkan korsleting arus listrik di rumah tidak berpenghuni selama bertahun-tahun. Estimasi total kerugian mencapai kurang lebih Rp700 juta dan tidak terjadi korban jiwa pada kejadian kebakaran itu. (**)

Bagikan:
Berita Terkait