TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau tahun 2026 dipastikan akan mengalami penurunan signifikan dari yang semula Rp4,2 triliun menjadi Rp2,7 triliun.
Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam melakukan aktivitas pembangunan daerah. Namun, dalam kondisi ini Pemkab Berau tetap berkomitmen untuk menunaikan janji politik kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mengatakan, kondisi yang ada ini tentu akan mempengaruhi progress pembangunan yang akan dilakukan pada tahun depan. Namun, ia menegaskan bahwa 18 plus program prioritas dipastikan akan tetap berjalan.
“Itu sudah janji politik, harus ditunaikan kepada masyarakat,” kata Wabup Gamalis pada Selasa (26/11/2025).
Menurutnya, janji politik bukan sekadar program prioritas, melainkan telah resmi diintegrasikan ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2030 sebagai acuan pembangunan dalam lima tahun.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari kebijakan ini, pemerintah daerah akan melakukan pembagian program pembangunan yang berskala prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program sosial yang secara langsung menyentuh masyarakat.
“Tidak ada program yang dihapuskan. Tidak ada yang hilang, tapi akan diatur secara proporsional,” sebutnya.
Selain bergerak dengan APBD Berau, Pemkab Berau juga secara aktif terus membangun komunikasi dan melakukan lobi-lobi anggaran dengan pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat untuk mendukung pembangunan di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.
“Proses lobi anggaran ini akan terus dilakukan, melihat kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Berau yang perlu untuk disegerakan,” tegasnya.
Berikut daftar 18 Plus Program Prioritas Pemkab Berau:
18 Program Utama
- Melanjutkan program percepatan pembangunan desa dengan sigap.
- Melanjutkan program percepatan pembangunan melalui dana RT sebesar Rp50 juta-100 juta.
- Pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe B, termasuk layanan tes PCR gratis bagi masyarakat.
- Gratis iuran BPJS Kesehatan bagi warga yang tidak mampu.
- Gratis fasilitas, balai latihan kerja (BLK) dan perlindungan tenaga kerja lokal.
- Penyediaan seribu titik WiFi gratis hingga ke tingkat kampung.
- Meningkatkan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian kampung.
- Peningkatan program beasiswa Berau Cerdas, 1.000 laptop untuk guru sekolah, dan bantuan perlengkapan sekolah bagi pelajar yang tidak mampu.
- Peningkatan insentif untuk kader posyandu, tenaga kesehatan, pegawai tidak tetap (PTT), Ketua RT, pembimbing rohani, dan tenaga pendidikan guru sekolah dan PAUD.
- Program peningkatan sarana fasilitas air bersih dengan 25.000 sambungan baru dan listrik di seluruh kampung.
- Pembangunan kawasan terpadu pusat seni, budaya dan kreativitas (terdiri dari taman budaya, amphitheater, pusat kreativitas, kawasan UMKM terpadu, serta pembangunan balai adat).
- Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi fakir miskin, yatim piatu, orang tua jompo terlantar, termasuk warga terdampak Covid-19.
- Revitalisasi bangunan bersejarah, keraton, malam bersejarah, dan lain-lain.
- Pemberian bantuan stimulan (Sapronak, Saprodi, Alsintan) serta mewujudkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang maju berbasis teknologi.
- Pembangunan sarana dan prasarana destinasi pariwisata.
- Menyediakan fasilitas pembinaan pelatihan, serta kredit lunak kepada UMKM.
- Tata kelola pemerintahan yang baik dan berkualitas melalui SDM profesional berbasis digital teknologi.
- Bantuan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
Plus 8 Program Tambahan
- Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa.
- Gratis biaya pendidikan untuk TK, SD, dan SMP (meliputi biaya registrasi, buku, dan seragam).
- Pembebasan BPHTB bagi warga tidak mampu.
- Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”.
- Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya.
- Penguatan pusat ekonomi desa melalui program pemberdayaan masyarakat.
- Pembangunan gedung kesenian “Berau Creative HUB” untuk mendukung aktivitas kreatif dan seni.
- Optimalisasi 18 program sebelumnya.
(*/adv)






