Perbaikan Jalan Wisata Pesisir dan Maratua, Pemkab Siapkan Anggaran Rp1 Triliun

diterbitkan: Kamis, 16 April 2026 09:05 WITA
Jalan pesisir Berau dan Maratua
Bupati Berau Sri Juniarsih saat meninjau pengaspalan jalan lingkar Pulau Maratua. (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI-Pemerintah Kabupaten Berau memastikan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan akan semakin nyaman pada tahun ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Berau menetapkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama dalam skema anggaran 2026.

Langkah strategis ini tetap diambil meskipun secara umum terjadi penyesuaian anggaran daerah pada tahun berjalan.

“Sektor infrastruktur jalan mendapatkan porsi istimewa dengan alokasi hampir menyentuh angka Rp1 triliun,”ujar sekretaris DPUPR Berau Bambang Sugianto.

Fokus Jalur Pesisir dan Destinasi Wisata

Baca juga  Wabup Gamalis Dorong Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Pangan di Berau

Pemerintah daerah mengarahkan fokus pembangunan pada wilayah pesisir yang kini menjadi magnet utama bagi para pelancong.

Lonjakan kunjungan wisatawan yang sangat tajam ke arah Biduk-Biduk hingga Maratua menjadi alasan utama penguatan konektivitas tersebut.

Dinas PUPR telah merinci sejumlah proyek strategis yang mencakup pembangunan jalan jalur dua di Kecamatan Biduk-Biduk.

“Proyek sepanjang 2,2 kilometer ini menghubungkan RT 1 hingga RT 6 dengan nilai investasi mencapai Rp19,2 miliar”jelasnya.

Selain pesisir, pembangunan juga menyasar wilayah kepulauan seperti Pulau Maratua melalui lanjutan jalur utara. Sementara di Kecamatan Tabalar, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp28 miliar untuk membangun jalan Tabalar Muara sepanjang 2,1 kilometer.

Baca juga  Terkenal Sebagai Pengusaha, Berikut Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

Kawasan pedalaman juga tidak luput dari perhatian melalui pembangunan jalan Simpang Merabu hingga Punaan.

“Total nilai gabungan untuk akses di wilayah Kelay dan Muara Lesan sendiri tercatat mencapai lebih dari Rp19 miliar,” jelas Bambang Sugianto.

Komitmen Revitalisasi Jalan Kabupaten

Pemerintah daerah menegaskan status jalan dari Simpang Lenggo menuju Biduk-Biduk sepenuhnya merupakan kewenangan kabupaten.

Baca juga  Sabar Dulu, BLT Fakir Miskin Bontang Sedang 'Otw' Rapel Tiga Bulan Sekaligus

Hal ini memberikan keleluasaan bagi Dinas PUPR untuk melakukan pemeliharaan dan revitalisasi secara berkala tanpa hambatan birokrasi lintas tingkat.

Upaya ini diharapkan dapat menjamin keamanan serta kenyamanan para pengguna jalan yang menuju arah pesisir.

Penanganan infrastruktur secara intensif menjadi modal utama Berau dalam menjaga tren positif pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

“Kegiatan infrastruktur tetap jadi prioritas karena kita melihat kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut meningkat sangat tajam,”pungkasnya.(*/Andrikni/NT)

Bagikan:
Berita Terkait