BERAU – Menjelang pergantian tahun, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah di Kaltim akan mulai memasuki musim penghujan.
Berhadapan dengan hal tersebut, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto meminta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau untuk mulai memastikan kelancaran arus distribusi bahan pokok (bapok).
“Jalur distribusi harus dipastikan keamanannya, supaya stok bahan pokok di lapangan bisa terus tersedia, dan tidak menimbulkan kenaikan harga,” ungkapnya.
Dia mengingatkan, selain berhadapan dengan musim penghujan, momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga harus diantisipasi.
Biasanya kata dia, jelang HBKN seperti Nataru kebutuhan masyarakat akan mengalami peningkatan . Sehingga beberapa jenis komoditas pangan cenderung mengalami kenaikan harga.
“Hukum ekonomi saja, kebutuhan meningkat pasti harga juga akan naik. Tapi bagaimana kita antisipasi supaya kenaikannya tidak terlalu memberikan dampak pada daya beli masyarakat,” tambahnya.
Dedy juga meminta masyarakat untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan, tanpa perlu panic buying. Dedy pun optimis melalui penguatan pengamanan di gudang, pemantauan distribusi, serta sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga, Berau bisa menghadapi Nataru tanpa gejolak pasokan pangan.
“Jadi memang semua pihak harus bisa terlibat, bukan pemerintah saja. Bukan juga aparat kepolisian, tapi masyarakat juga perlu terlibat,” pungkasnya. (adv)






