BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan Maratua Music Festival 2025 yang resmi berakhir pada Sabtu (8/11/2025) lalu. Dia menerangkan, Maratua Music Festival merupakan contoh kegiatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Namun ada sejumlah hal yang menjadi catatan bagi politisi Partai Golkar itu. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan bisa memiliki perencanaan yang matang agar kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Kegiatan festival dan promosi wisata sangat baik, tetapi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana keberlanjutan dampak ekonominya setelah acara selesai,” ujarnya.
Dia menekankan agar pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif semestinya tidak hanya dimaknai melalui berbagai acara gemerlap Menurut Sri Kumalasari pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif semestinya bisa memberikan dampak nyata untuk masyarakat lokal Berau.
Dia mengakui bahwa pembangunan yang saat ini sedang dikerjakan pemerintah daerah sudah menuju kearah yang positif. Namun, Sri Kumalasari menekankan bahwa tetap perlu evaluasi dan perbaikan berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.
“Supaya acara yang berjalan dengan meriah ini juga bisa dinikmati oleh seluruh pihak. Bukan acaranya saja ya, tapi dampak dari acaranya juga harus dirasakan bersama,” tambahnya.
Untuk informasi Maratua Music Festival memiliki misi utama mempromosikan kekayaan alam dan budaya lokal. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam mentransformasi sektor pariwisata. Festival berlangsung sejak Selasa (4/11/2025) hingga Sabtu (8/11/2025).
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Abdul Majid, menjelaskan bahwa festival perdana ini merupakan langkah konkret menuju visi pengembangan pariwisata Berau lima tahun ke depan.(adv)






