Resmi Dilantik, Pj Kakam Suaran dan Sei Bebanir Bangun Diminta Gerakkan Potensi Kampung

diterbitkan: Selasa, 7 April 2026 08:21 WITA
Pelantikan PJ kakam Bebanir Bangun dan Suaran.
PJ Kakam Suaran dan Bebanir Bangun usai dilantik Bupati Berau Sri Juniarsih. (Foto: Andrikni/NT)

NUSANTARA TERKINI — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dua Penjabat Kepala Kampung (Pj Kakam) baru untuk wilayah Kecamatan Sambaliung, pada Senin (6/4/26).

Edwin Sofyan resmi menjabat sebagai Pj Kakam Suaran, sementara Jaidi dipercaya memimpin Kampung Sei Bebanir Bangun.

Meski memiliki masa pengabdian yang tergolong singkat, Bupati Sri menekankan bahwa peran keduanya sangat krusial sebagai jembatan estafet kepemimpinan.

Edwin Sofyan akan mengemban amanah hingga Desember 2027, sedangkan Jaidi dijadwalkan menjabat hingga Desember 2029.

Baca juga  Lepas Kafilah Berau ke MTQ Kaltim, Wabup Gamalis Minta Jaga Nama Baik Daerah

Bupati meminta agar durasi jabatan yang terbatas ini tidak menjadi penghalang untuk memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam menggerakkan seluruh potensi ekonomi yang ada di kampung.

Fokus pada SDM dan Ekonomi Kreatif

Dalam arahannya, Bupati Sri menitipkan mandat khusus kepada kedua penjabat baru untuk tidak hanya terpaku pada urusan administrasi, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Gerakan semua potensi yang ada di kampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya mendorong penjabat kepala kampung untuk fokus pada peningkatan kapasitas SDM dan mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif,” tegas Bupati Sri.

Baca juga  Komisi II DPRD Berau Minta Perusahaan Tak Tunda Pembayaran THR

Selain itu, tugas penting lainnya yang menanti adalah mengawal seluruh tahapan pembinaan serta proses Pergantian Antar Waktu (PAW) kepala kampung di masing-masing wilayah agar berjalan sesuai regulasi dan transparan.

Kelola Dana Kampung Secara Akuntabel

Di tengah situasi keuangan daerah yang sedang mengedepankan efisiensi, Bupati mengingatkan para Pj Kakam untuk sangat berhati-hati dalam pengelolaan anggaran.

Koordinasi intensif dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menjadi kewajiban agar setiap kebijakan tetap berada dalam koridor hukum.

Baca juga  Siasati Tanah Podsolik, Pemkot Balikpapan Sulap Lahan Gunung Binjai Jadi Sawah Produktif

“Saya sangat butuh sekali kerja-kerja yang profesional. Di tengah situasi keuangan yang dipenuhi efisiensi, saya minta kepala kampung untuk mengelola keuangan kampung secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Bupati berharap, sinergi antara perangkat kampung, staf, dan elemen masyarakat dapat terjalin kuat di bawah kepemimpinan Pj Kakam yang baru, demi memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima hingga terpilihnya kepala kampung definitif nantinya.(*/Andrikni/NT)

Bagikan:
Berita Terkait