Standar Keselamatan Diperketat Jelang Lonjakan Wisatawan di Berau

diterbitkan: Jumat, 27 Februari 2026 01:03 WITA
Wisatawan menggunakan Dermaga Wisata Sanggam menuju Pulau Maratua (IST)

NUSANTARA TERKINI Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mulai memperketat aspek keamanan di sejumlah destinasi wisata unggulan. Langkah ini diambil guna menyambut lonjakan pengunjung pada musim libur Lebaran tahun 2026.

Arus wisatawan diprediksi akan memadati lokasi populer seperti Pulau Derawan dan Kecamatan Biduk-biduk dalam tiga pekan ke depan. Pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko terkait keselamatan pengunjung di tengah keramaian tersebut.

Plt Sekretaris Disbudpar Berau Samsiah Nawir menekankan pentingnya kesiapan mitigasi bencana di lokasi wisata. Pihaknya telah rutin melakukan pembinaan kepada para pengelola destinasi dan kelompok sadar wisata.

Baca juga  Hidupkan Sosok Raja Alam Lewat Karya Film

Fokus utama pembinaan tersebut meliputi standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dipatuhi oleh setiap pengelola. SOP ini harus dipampang jelas agar wisatawan memahami batasan aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Fokus Mitigasi Kecelakaan Air

Upaya pencegahan insiden fatal menjadi prioritas utama mengingat dominasi wisata tirta di Bumi Batiwakkal. Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan air telah digencarkan secara intensif selama dua tahun terakhir.

Baca juga  Demi Kemajuan Pariwisata, Disbudpar Berau Siapkan Kanal Khusus Tampung Aspirasi dan Keluhan Warga

Khusus untuk kawasan strategis seperti Pulau Maratua dan Derawan, standar kompetensi pemandu wisata telah ditingkatkan. Para pemandu di wilayah tersebut kini diwajibkan memiliki profesionalitas tinggi dan sertifikasi kemampuan penyelamatan.

Samsiah menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia ini sangat krusial untuk menjamin rasa aman wisatawan. Mereka dilatih untuk merespons situasi darurat dengan cepat dan tepat.

Selain aspek kemampuan personel, jumlah petugas di lapangan juga menjadi sorotan serius dinas pariwisata. Pengelola objek wisata diminta menambah jumlah personel jaga saat volume pengunjung meningkat drastis seperti pada momen Lebaran.

Baca juga  Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Frontliner Disbudpar Berau Siaga di Dermaga Sanggam Sampai Hari Kelima Lebaran

Penambahan ini bersifat wajib untuk memastikan pengawasan tetap berjalan optimal di tengah lautan manusia. Samsiah mengingatkan agar pengelola tidak memaksakan jumlah petugas normal untuk situasi libur panjang.

Ia menyampaikan hal tersebut di sela keterangannya kepada awak media pada Kamis (26/2/2026).

“Jadi mereka sudah paham bagaimana penanganan untuk kecelakaan di laut,” ujar Samsiah.(adv)

Bagikan:
Berita Terkait