Tak Perlu Risau, Parkir Elektronik Pasar Sanggam Tetap Layani Bayar Tunai Lewat Petugas

diterbitkan: Jumat, 27 Februari 2026 12:37 WITA
Gerbang masuk Pasar Sanggam Adji Dilayas yang saat ini menerapkan sistem pencatatan parkir elektronik.

NUSANTARA TERKINI Warga yang hendak berkunjung ke Pasar Sanggam Adji Dilayas kini tidak perlu risau jika belum memiliki uang elektronik. Pengelola pasar tetap mengakomodasi pembayaran tunai meski sistem parkir elektronik sudah berlaku.

Penerapan teknologi palang parkir otomatis di pasar induk tersebut memang memicu kekhawatiran sebagian masyarakat. Banyak pengunjung yang belum terbiasa dengan metode pembayaran nontunai atau cashless.

Kepala UPT Pasar Sanggam Adji Dilayas Syaidinoor memastikan layanan tetap berjalan fleksibel bagi semua kalangan. Pihaknya menyiapkan tiga skema pembayaran untuk memudahkan akses keluar masuk kendaraan.

Baca juga  Hilal Tak Terlihat di Berau, Keputusan 1 Syawal Tunggu Sidang Isbat

Salah satu solusi utama bagi pengunjung umum adalah penyediaan kartu talangan di pintu masuk.

“Fasilitas ini dipegang oleh petugas jaga untuk membantu warga yang hanya membawa uang tunai,” jelasnya.

Mekanisme ini memungkinkan transaksi tetap tercatat dalam sistem digital meskipun pengunjung membayar secara manual. Petugas akan menjembatani proses pembayaran tersebut menggunakan kartu khusus.

Baca juga  Tim Transisi Gubernur Mulai Bahas Program Pendidikan Gratis

Selain kartu talangan pengelola juga menyediakan opsi kartu tapcash reguler bagi pengunjung yang sudah memiliki uang elektronik. Tarif yang dikenakan adalah Rp3 ribu untuk motor dan Rp5 ribu untuk mobil sekali masuk.

Sistem ini juga menawarkan kemudahan bagi para pedagang melalui kartu berlangganan bulanan. Tarifnya dipatok Rp80 ribu untuk roda dua dan Rp100 ribu untuk roda empat dengan akses keluar masuk tanpa batas.

Baca juga  Pertamina Pastikan Stok dan Penyaluran LPG hingga BBM Kalimantan Timur Aman

Hingga kini tercatat baru separuh dari total seribu pedagang yang memanfaatkan fitur berlangganan tersebut. Sosialisasi terus digencarkan agar transisi sistem parkir ini berjalan mulus dan tertib.

“Kartu talangan ini jika ada pengunjung yang tidak punya kartu, dia bisa bayar cash dan berikan ke petugas. Nanti petugas kami yang membayar menggunakan kartunya, jadi tetap terbaca di sistem,” tutup Syaidinoor.

Bagikan:
Berita Terkait