Status Kawasan Hutan Beres, DPUPR Berau Mulai Realisasikan Peningkatan Jalan Poros Segah-Kelay Tahun Ini

diterbitkan: Sabtu, 21 Februari 2026 10:30 WITA
Foto: Kondisi jalan poros Segah

NUSANTARA TERKINI – Kabar gembira menyapa masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Berau. Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan proyek peningkatan jalan poros penghubung Kecamatan Segah dan Kelay mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026 ini.

Langkah ini menjadi angin segar bagi upaya membuka isolasi wilayah, mengingat akses infrastruktur di kedua kecamatan tersebut selama ini kerap terkendala oleh status kawasan. Hambatan status lahan budidaya kehutanan yang sebelumnya menjadi penghalang utama dinas untuk menuntaskan pengerjaan jalan, tahun ini dipastikan sudah terselesaikan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pengerjaan di wilayah Segah akan dilakukan secara masif. Penanganan ini mencakup area yang berstatus Kawasan Budidaya Non-Kehutanan (KBNK) maupun Area Penggunaan Lain (APL).

Baca juga  PT PAMA Kembali Ajak 350 Anak Yatim Mengikuti Wisata Belanja Ramadan

“Di wilayah Segah, tahun ini kami lakukan peningkatan jalan poros yang lumayan. Insha Allah sudah kami pastikan akan ditangani, baik yang statusnya KBNK maupun APL,” ungkap Junaidi, belum lama ini.

Payung Hukum Kuat, Pembangunan Lancar

Kepastian berjalannya proyek ini didapat setelah adanya dasar hukum yang kuat melalui Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Perhubungan tahun 2024 lalu. SK tersebut memberikan “lampu hijau” bagi pemerintah daerah untuk menggarap infrastruktur di jalur tersebut tanpa khawatir berbenturan dengan regulasi kehutanan.

Baca juga  Dermaga Hingga Bandara Dipantau Ketat, Kapolres Berau Pastikan Mudik Aman

Junaidi memaparkan, meskipun pelepasan status lahan dalam SK tersebut hanya selebar 13 meter, hal itu sudah cukup untuk mengoptimalkan perbaikan badan jalan dan jembatan.

“Jadi untuk jalan itu sudah dilepas statusnya. Kami optimalkan untuk memperbaiki jalannya, termasuk jembatannya juga. Sudah kami mulai tahun kemarin, dan diupayakan akan dilanjutkan lagi tahun ini,” tambahnya.

Menyasar Titik Krusial di Pedalaman

Proyek peningkatan jalan tahun ini tidak hanya berhenti di poros utama, tetapi juga menyasar titik-titik krusial hingga ke kampung pedalaman. Junaidi merinci bahwa jalur menuju wilayah KM 50 Panaan hingga ke arah Merabu dan Merapun di Kecamatan Kelay juga masuk dalam skema prioritas.

Baca juga  Sempat Kabur ke Poros Bontang, Pelaku Pengeroyokan Jalan Gajah Mada Kena Ciduk

“Lanjutan ke pedalaman itu juga akan kami lanjutkan, lokasinya sudah dicek dan masuk di KBNK,” tegasnya.

Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain mempermudah mobilitas warga, jalan yang mulus diprediksi akan menekan biaya logistik secara signifikan.

Potensi ekonomi lokal seperti produktivitas perkebunan di Segah dan pariwisata alam di Kampung Merabu diharapkan dapat berkembang jauh lebih pesat dengan adanya dukungan infrastruktur yang memadai ini.

Bagikan:
Berita Terkait