Tembus 100 Ribu Pengunjung, Disbudpar Berau Pantau Lonjakan Wisatawan Lewat Aplikasi Jelajah Berau

diterbitkan: Selasa, 21 April 2026 09:44 WITA
Wisatawan memadati pantai yang ada di Pulau Derawan saat libur Lebaran.
Wisatawan memadati pantai yang ada di Pulau Derawan saat libur Lebaran.

NUSANTARA TERKINI — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kini mulai memperketat pendataan pengunjung melalui aplikasi Jelajah Berau.

Langkah ini merespons sorotan DPRD Berau terkait lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri beberapa waktu lalu.

Legislatif mendorong agar pendataan menyeluruh segera dilakukan sebagai bahan evaluasi strategis bagi sektor pariwisata daerah.

Disbudpar mengonfirmasi, perhitungan jumlah pengunjung sudah berjalan sejak libur Natal dan Tahun Baru yang lalu. 

Baca juga  Pemkab Berau Komitmen Siapkan ASN yang Profesional, Adaptif dan Berintegritas

Sistem pendataan ini memanfaatkan aplikasi Jelajah Berau yang baru saja diresmikan pada Februari 2026.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah pengelola daya tarik wisata dalam melaporkan tingkat kunjungan secara langsung.

“Ini sangat membantu untuk rekan-rekan kita di daya tarik wisata yang menjadi pengelola,” ungkap Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, Senin (20/4/2026).

Saat ini, aplikasi Jelajah Berau sudah tersedia untuk pengguna ponsel Android dan sedang dalam pengembangan untuk versi iOS.

Baca juga  Tak Hanya Derawan, Ini Deretan Wisata Sejarah di Berau yang Wajib Dikunjungi

Melalui sistem ini, Disbudpar mencatat angka kunjungan wisatawan hampir menyentuh angka 100 ribu orang.

Data tersebut terakumulasi secara otomatis berdasarkan input harian dari setiap pengelola objek wisata di Berau.

Sebagai contoh, pengelola destinasi wisata Labuan Cermin dapat langsung mendokumentasikan dan menginput jumlah wisatawan yang hadir.

Data yang masuk akan langsung terakumulasi ke dalam sistem besar aplikasi untuk dipantau oleh dinas terkait.

Baca juga  Belajar Pengembangan Ekonomi Kreatif dari Yogyakarta, Pemkab Baru Serius Bangun Ekosistem Pariwisata

“Jumlahnya diinput nanti langsung terakumulasi di aplikasi Jelajah,” jelasnya.

Aplikasi ini juga mampu membedakan data antara wisatawan domestik dengan wisatawan mancanegara melalui diagram yang terpisah.

Berdasarkan data terbaru, wisatawan mancanegara didominasi oleh warga negara China dengan tujuan utama ke Pulau Maratua.

Mereka terpantau masuk ke wilayah Berau sebagian besar melalui akses Dermaga Wisata Sanggam. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait