Terowongan Selili Longsor, Struktur Dalam Terowongan Dipastikan Tidak Bermasalah

diterbitkan: Senin, 12 Mei 2025 08:17 WITA
Tangkapan layar longsor yang terjadi pada lereng di pintu masuk Terowongan Selili, sisi Jalan Sultan Alimuddin Samarinda (IST)

SAMARINDA – Mega proyek pembangunan Terowongan Selili Samarinda turut merasakan imbas dari hujan deras yang mengguyur Samarinda pada Senin dini hari (12/5/2025). Dalam video yang beredar di media sosial, pintu masuk terowongan di Jalan Sultan Alimuddin tertutup tanah dan bebatuan yang jatuh.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Neneng Chamelia membenarkan bahwa telah terjadi longsor di sisi kanan inlet, atau pintu masuk terowongan di sisi Jalan Sultan Alimuddin.

Baca juga  Kebakaran di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Alat Pemadaman Internal Tak Berungsi dengan Baik

“Kejadian sekitar pukul 09.30,” singkatnya.

Neneng menuturkan, pihaknya akan segera menyiapkan strategi bersama tim pelaksana untuk pemeriksaan lanjutan. Dia mengungkapkan, setelah hujan reda pihaknya akan langsung melakukan penanganan terhadap lereng yang terdampak.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Terowongan Samarinda Rezky Samudra Aprilyan memastikan longsor yang terjadi tidak memengaruhi struktur bagian dalam terowongan.

Baca juga  Komitmen Samarinda Bebas Tambang 2026, Izin Habis Tak Akan Diperpanjang

“Di bagian dalam sudah dipasang sensor, jadi tahu kalau di dalam (terowongan) tidak ada masalah,” paparnya.

Namun dia menyebut pihaknya masih terus melakukan melakukan pemantauan dan pemeriksaan apa yang menjadi penyebab longsor tersebut. Untuk informasi, Terowongan Selili digadang-gadang akan jadi ruas pemecah kemacetan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin di Kecamatan Sambutan, dan Jalan Kakap di Kecamatan Samarinda Ilir.

Baca juga  Terbentur Aturan Dealer, Pemkot Samarinda Alihkan Anggaran Beli Defender Jadi Sewa Bulanan

Bagikan:
Berita Terkait