Tetap Bugar Saat Berpuasa: 5 Tips Pola Makan Sehat Selama Ramadan

diterbitkan: Kamis, 19 Februari 2026 10:21 WITA
Suasana pasar ramadan di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb.

RAMADAN bukan sekadar momen ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan detoksifikasi alami bagi tubuh. Namun, perubahan pola makan dan jam tidur sering kali memicu masalah kesehatan seperti lemas, dehidrasi, hingga gangguan pencernaan jika tidak dikelola dengan benar.

Agar ibadah tetap maksimal tanpa kendala kesehatan, Anda perlu menerapkan strategi nutrisi yang cerdas. Berikut adalah panduan pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan selama bulan suci:

  1. Jangan Pernah Melewatkan Sahur

Sahur memiliki peran krusial sebagai “bahan bakar” utama sebelum Anda beraktivitas seharian. Melewatkan sahur hanya akan membuat tubuh membakar cadangan energi secara berlebihan, yang memicu rasa lemas dan pusing di siang hari.

Baca juga  Gubernur Zainal Arifin Paliwang Ungkap Keberhasilan Pemprov Kaltara di Hadapan Dirjen Otda Kemendagri

Pilihlah menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks (seperti nasi merah, gandum, atau oat) dan protein tinggi. Jenis makanan ini memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih awet.

  1. Atur Strategi Hidrasi “2-4-2”

Dehidrasi adalah tantangan utama saat berpuasa. Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh tanpa merasa kembung, terapkan rumus minum air putih 2-4-2:

  • 2 Gelas saat berbuka: Mengganti cairan yang hilang seharian.
  • 4 Gelas di malam hari: Diminum secara bertahap hingga menjelang tidur.
  • 2 Gelas saat sahur: Menabung cadangan cairan untuk aktivitas hari esok.
  1. Berbuka dengan Porsi yang Tepat
Baca juga  Jaga Stabilitas Inflasi, BI Kaltara Ajak TPID Intens Lakukan Pengawasan

Kesalahan umum saat Ramadan adalah “balas dendam” dengan mengonsumsi makanan berlebih saat azan Magrib berkumandang. Hal ini dapat mengejutkan lambung dan memicu kenaikan gula darah secara drastis.

Mulailah berbuka dengan air putih dan sedikit makanan manis alami, seperti kurma. Kurma mengandung serat dan kalium yang baik untuk mengembalikan energi tanpa membebani sistem pencernaan secara mendadak.

  1. Hindari Makanan Pemicu Masalah Lambung
Baca juga  Dua Resort Disegel KKP, Dinas Perikanan Acungi Jempol

Bagi penderita maag atau asam lambung, hindarilah makanan yang terlalu pedas, asam, atau digoreng secara berlebihan (deep fried) saat berbuka dan sahur. Makanan berminyak memperlambat proses pengosongan lambung, yang bisa memicu gejala begah dan perih.

  1. Tetap Aktif Bergerak

Puasa bukan alasan untuk tidur sepanjang hari. Lakukan olahraga intensitas ringan seperti jalan santai atau peregangan 30 menit sebelum waktu berbuka. Aktivitas fisik ringan membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga otot tetap kencang.

Bagikan:
Berita Terkait