Tiket Ludes, Air Asia Ajukan Penambahan Frekuensi Penerbangan Berau-Surabaya

diterbitkan: Selasa, 10 Maret 2026 10:00 WITA
Antrian penumpang di rung tiketing Bandar Udara Kalimarau (Foto: Zuhri/NT)

NUSANTARA TERKINI – Menyikapi ludesnya tiket pesawat pada periode 14-20 Maret yang menjadi momen krusial mudik Lebaran 1447 Hijriah, maskapai penerbangan Air Asia mengambil langkah taktis.

Frekuensi penerbangan dari Bandara Kalimarau menuju Pulau Jawa resmi dilipatgandakan guna mencegah penumpukan calon penumpang.

Penambahan jadwal terbang ini mulai diberlakukan secara efektif pada 19 Maret 2026 mendatang. Rute penerbangan Surabaya-Balikpapan-Berau dan sebaliknya, yang semula hanya beroperasi satu kali setiap hari kini siap melayani pergerakan masyarakat hingga dua kali dalam sehari.

Baca juga  Efek Diskon Pemerintah, Periode 14-20 Maret Tiket Pesawat dari Berau Ludes

Puncak Arus Mudik Memanjang

Kepala Bandara Kalimarau Patah Atabri memprediksi, durasi kepadatan arus mudik tahun ini akan berlangsung jauh lebih panjang. Konsentrasi pergerakan massa diperkirakan merata terhitung sejak tanggal 14 hingga 20 Maret mendatang.

Durasi libur Lebaran yang tergolong panjang membuat eksodus warga tidak menumpuk di satu hari tertentu saja.

Baca juga  ASN Kutim Diperbolehkan Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik, Bupati: Asal Tidak Keluar Kaltim

Sementara itu, arus balik menuju Kabupaten Berau diproyeksikan baru akan memuncak pada rentang tanggal 25 hingga 29 Maret.

“Ini kebetulan untuk periode angkutan lebaran 2026 ini liburnya agak panjang, jadi puncaknya juga tidak terfokus pada satu hari saja,” jelasnya.

Posko Terpadu Siaga Penuh

Guna memberikan garansi keamanan bagi ribuan pemudik, pengelola bandara segera mengaktifkan Pos Terpadu Pelayanan Lebaran 2026.

Pusat komando dan layanan ekstra ini dijadwalkan beroperasi mulai 13 sampai 30 Maret sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan.

Baca juga  Mendekati Lebaran, Jumlah Pemudik di Terminal Samarinda Seberang Mulai Alami Peningkatan

Pengamanan objek vital tersebut dikawal ketat melalui sinergi aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP hingga jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten.

“Insya Allah akan dibuka tanggal 13 Maret. Di bandara ada posko sendiri, nanti dari Polres, terminal-terminal, atau di pelabuhan juga ada posko-posko serupa untuk melayani masyarakat,” pungkas Patah.(*)

Bagikan:
Berita Terkait