Transformasi Posyandu Kelay: Sri Aslinda Gamalis Ajak Semua Pihak Terlibat Aktif

diterbitkan: Rabu, 22 April 2026 03:32 WITA
Posyandu Berau
Ketua TP PKK Berau saat meninjau Posyandu yang ada di sejumlah kelurahan. (Foto: Prokopim Berau)

NUSANTARA TERKINI – Transformasi Posyandu sebagai pusat layanan terpadu berbasis masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Berau melalui penguatan sinergi lintas sektor.

Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan penataan dan pendayagunaan Posyandu Kampung yang digelar di Kecamatan Kelay, belum lama ini.

Ketua Posyandu Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis, menyatakan bahwa keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kolaborasi yang solid.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari tingkat kampung hingga sektor swasta.

Baca juga  Berau Darurat Stunting: 60 Persen Balita Tak Terpantau Posyandu, Bupati Sri Juniarsih Berang

“Pelayanan publik yang lengkap dan efektif hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, swasta, serta berbagai organisasi terkait,” tegas Sri Aslinda.

Fondasi Layanan Terintegrasi

Posyandu di Berau kini tidak lagi hanya identik dengan tempat menimbang bayi. Fungsinya telah meluas menjadi pusat penggerak pembangunan manusia di tingkat kampung yang mencakup layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Integrasi ini bertujuan untuk mendukung penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara optimal di lapangan.

Baca juga  Mencari Besi, Ardi Hilang di Sungai Bebanur

Sri Aslinda mengapresiasi langkah cepat Kecamatan Kelay yang telah membentuk SK Tim Pembina Posyandu Kecamatan.

Selain itu, seluruh 13 kampung di wilayah Kelay kini telah memiliki SK kepengurusan Posyandu yang resmi. Hal ini dinilai sebagai fondasi penting untuk membangun sistem pelayanan yang lebih profesional dan terarah.

Target Penurunan Stunting

Lebih lanjut, Sri Aslinda mendorong para kader dan tim pembina untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

Partisipasi aktif warga menjadi kunci agar fungsi Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan benar-benar terasa dampaknya.

Baca juga  DPRD Berau Ingatkan Kader Posyandu Punya Peran Penting dalam Pembangunan SDM di Berau

“Langkah awal ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting,” tambahnya.

Melalui penguatan kelembagaan ini, Pemkab Berau optimistis transformasi Posyandu dapat mempercepat perbaikan gizi masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan keluarga hingga ke wilayah pelosok.

Partisipasi lintas sektor diharapkan terus mengalir guna mendukung fasilitas kesehatan berbasis komunitas ini tetap eksis dan berdaya.(Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait