NUSANTARA TERKINI – Aktivitas keberangkatan di Dermaga Wisata Sanggam mulai menunjukkan peningkatan grafik yang signifikan.
Pantauan di lapangan pada Kamis (19/3/26) siang, menunjukkan area tunggu dermaga mulai dipadati oleh ratusan penumpang yang hendak melakukan perjalanan mudik maupun wisata menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepadatan ini tidak hanya didominasi oleh warga lokal, tetapi juga tampak sejumlah wisatawan mancanegara yang ikut mengantre keberangkatan.
Petugas di lapangan menyebutkan bahwa, periode pertengahan hingga akhir Maret ini merupakan fase puncak dari musim liburan lebaran di Kabupaten Berau.
“Mau lebaran ini puncaknya,”ujar salah satu staf operasional dermaga saat ditemui di lokasi penyeberangan.
Maratua Jadi Rute Primadona
Berdasarkan data manifes penumpang periode 13 hingga 19 Maret 2026, Pulau Maratua menjadi destinasi paling banyak dituju.
Tercatat sebanyak 329 wisatawan lokal dan 89 wisatawan asing telah bertolak ke pulau terluar tersebut, baik untuk tujuan pulang kampung maupun berlibur.
Fenomena ini kontras dengan jumlah penumpang tujuan Pulau Derawan melalui Dermaga Sanggam yang hanya mencatatkan 34 wisatawan lokal dan 8 wisatawan mancanegara.
Hal ini disinyalir karena banyak orang lebih memilih jalur darat menuju Tanjung Batu sebagai titik penyeberangan yang lebih dekat ke Derawan.
“Iya ke Maratua paling banyak mereka dihuni yang ingin pulang kampung atau sekadar berlibur,” tambah staf tersebut.
Geliat Rute Baru Tarakan
Selain rute antar-pulau di Berau, rute baru tujuan Tarakan yang baru dibuka pada Selasa lalu juga menunjukkan respon positif dari masyarakat.
Sejauh ini, sudah ada 94 penumpang yang memanfaatkan layanan speedboat reguler tersebut sebagai alternatif moda transportasi mudik jalur laut.
Pihak Dinas Perhubungan (Dephub) Berau terus menjaga pergerakan penumpang guna memastikan standar keselamatan tetap terjaga di tengah pergerakan penumpang.
Meski ada perbedaan volume penumpang antar-rute, pengawasan terhadap kelaikan kapal dan kapasitas angkut tetap menjadi prioritas utama petugas dermaga.
K”arena orang lebih langsung dari Tanjung Batu ke Derawan jadi tarifnya pasti beda,”pungkas Sekretaris Dishub Berau Hendra Syaifuddin (*)





