Kembangkan Potensi Wisata Pesisir hingga Pedalaman, Disbudpar Berau Petakan Destinasi Unggulan

diterbitkan: Rabu, 1 April 2026 08:17 WITA
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.

NUSANTARA TERKINI — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau terus mematangkan strategi pengembangan sektor pariwisata dengan memetakan sejumlah destinasi unggulan.

Meski wisata bahari masih menjadi primadona, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk tidak mengabaikan potensi wisata di wilayah pedalaman.

Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menjelaskan, penetapan destinasi unggulan didasarkan pada parameter yang ketat, mulai dari aksesibilitas, keunikan objek, hingga ketersediaan sarana penunjang di lokasi.

“Memang sebagian besar destinasi unggulan kita berada di wilayah pesisir dengan konsep wisata bahari. Namun bukan berarti wisata lain dianaktirikan. Semua tetap mendapat perhatian sesuai potensi dan kondisi masing-masing,” ujar Samsiah, Rabu (1/4/2026).

Samsiah mencontohkan beberapa ikon wisata Berau yang telah mendunia karena keunikannya, seperti Labuan Cermin di Kecamatan Bidukbiduk yang memiliki fenomena “air dua rasa”.

Baca juga  Destinasi Wisata Berau Siap Berikan Layanan Prima saat Libur Lebaran, Pengunjung Jangan Vandalisme

Selain itu, gugusan Kepulauan Derawan tetap menjadi magnet utama, mulai dari ubur-ubur tanpa sengat di Kakaban hingga penyu jinak di Pulau Derawan.

Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki paket lengkap, mulai dari wisata budaya, alam, hingga bahari. 

Namun, untuk wilayah pedalaman seperti Kecamatan Segah dan Kelay, masih diperlukan penguatan dari sisi pengalaman perjalanan (travel experience) dan pengelolaan destinasi.

“Wisata alam di pedalaman punya potensi besar, seperti air terjun dan panorama pegunungan. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar memberikan pengalaman atau ‘feel’ tersendiri bagi wisatawan,” tambahnya.

Sejauh ini, pengembangan destinasi unggulan di Berau telah berjalan selaras dengan perhatian pemerintah pusat dan provinsi.

Beberapa kawasan seperti Pulau Maratua, Pulau Derawan, dan Bidukbiduk bahkan telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Baca juga  Menjelajahi "Permata Hitam" Kalimantan: 5 Destinasi Wisata Unggulan di Kutai Timur

“Pengembangannya dilakukan bersama, baik dari anggaran pusat, provinsi, maupun daerah. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas destinasi kita,” jelasnya.

Meski demikian, Samsiah mengakui, pengembangan wisata pedalaman masih terbentur tantangan klasik, yakni keterbatasan anggaran dan akses jalan yang belum memadai. 

Kebijakan efisiensi anggaran pusat turut berdampak pada pembangunan infrastruktur penunjang di beberapa titik pedalaman.

“Untuk menuju wisata pedalaman, akses jalannya masih banyak yang perlu perbaikan, jaraknya juga cukup jauh. Ini yang menjadi perhatian kita ke depan,” ungkapnya.

Berbeda dengan wilayah pedalaman yang lebih menantang, destinasi pesisir menawarkan kemudahan akses yang terintegrasi.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Derawan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Maratua, Kakaban, hingga Sangalaki dalam satu rangkaian perjalanan.

Baca juga  Rencana Pembangunan Rumah Adat Bajau, Bisa Jadi Magnet Baru Pariwisata Derawan

Hal serupa juga berlaku untuk jalur darat menuju pesisir selatan.

Wisatawan bisa singgah di Air Panas Asin Pemapak di Biatan, Danau Tulung Ni Lenggo di Batu Putih, sebelum akhirnya sampai di Labuan Cermin dan Pulau Kaniungan.

“Dari segi biaya, wisata ke pesisir juga dinilai lebih efisien karena wisatawan bisa mendapatkan banyak pengalaman sekaligus dalam satu perjalanan,” urai Samsiah.

Ia mencatat, karakter wisatawan Berau yang didominasi oleh segmen keluarga cenderung lebih memilih pantai karena lebih ramah anak dan aman.

Sementara itu, wisata pedalaman memiliki segmentasi khusus bagi mereka yang menyukai tantangan.

“Kalau wisata pedalaman lebih menantang, seperti tracking ke air terjun atau mendaki. Itu biasanya diminati segmen tertentu yang memang mencari petualangan,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait