LPTQ Kaltim Genjot Persiapan Peserta Menuju MTQ Nasional

diterbitkan: Kamis, 9 April 2026 09:44 WITA
Kafilah Kaltim Matangkan Persiapan MTQN 2026 Lewat TC Tahap IV.

NUSANTARA TERKINI – Ambisi besar diusung Kafilah Kalimantan Timur untuk mempertahankan mahkota juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional 2026. Beban berat kini dipikul para peserta yang akan bertanding di Jawa Tengah mendatang.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ provinsi setempat resmi membuka pemusatan latihan tahap empat di Samarinda. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh perwakilan daerah siap tampil maksimal.

Baca juga  Festival Layang-Layang PPU 2024 Meriahkan Pantai Corong Tanjung Tengah

Wakil Ketua II LPTQ Kaltim Dasmiah mengingatkan bahwa dukungan penuh dari gubernur harus dibayar lunas dengan dedikasi tinggi. Ia menuntut seluruh kafilah untuk melipatgandakan tekad dan fokus berlatih mereka.

“Oleh karena itu peserta harus membalasnya dengan semangat latihan yang lebih tinggi,” ujar Dasmiah pada Rabu (8/4/26).

Ia mewakili Ketua LPTQ Sri Wahyuni turut berpesan agar rangkaian latihan panjang ini tidak dijadikan sebagai beban mental. Latihan harus dianggap sebagai jalan pengabdian kepada daerah dan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga  Babak Baru Kasus Kekerasan Seksual Oknum Komisioner KPU Berau, Istri Lapor Balik Korban hingga Gugat Cerai Suami

“Semoga melalui rangkaian panjang program TC ini kita kembali mampu mempersembahkan Kaltim menjadi juara,” tambahnya.

Disiplin Jadi Kunci Kesuksesan

Beban menjaga tradisi juara ini diakui sangat menguras tenaga dan emosi. Koordinator Pelatih Kafilah Kaltim Hajarul Akbar lantas menyoroti pentingnya sikap patuh para peserta selama masa karantina berlangsung.

“Disiplin memang tidak selalu nyaman tapi itulah jalan menuju keberhasilan,” tegas Hajarul.

Baca juga  Gelombang Demo Mahasiswa Berhasil, DPRD Kaltim Kompak Gulirkan Hak Angket

Ia menyadari bahwa kemenangan gemilang pada ajang nasional sebelumnya merupakan buah dari kekompakan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi utuh antara pemerintah daerah hingga pelatih dinilai mutlak diperlukan.

“Prestasi tidak bisa diraih sendiri tetapi melalui kolaborasi semua pihak,” jelasnya.

Bagikan:
Berita Terkait