NUSANTARA TERKINI – Musibah kebakaran kembali melanda pemukiman padat penduduk di Kabupaten Berau. Sebuah bangunan rumah bangsal yang terletak di Jalan Dermaga, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (21/4/2026) sore.
Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai angka fantastis.
Api mulai terlihat berkobar sekira pukul 15.40 WITA dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu.
Kepanikan sempat melanda warga sekitar mengingat lokasi kebakaran berada di area yang cukup rapat.
Kapolsek Tanjung Redeb, Amin Maulani, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pendataan sementara di lapangan, estimasi kerugian yang diderita pemilik bangunan mencapai ratusan juta rupiah.
“Korban jiwa atau luka nihil. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta,” ungkap Amin Maulani saat memberikan keterangan resmi pasca-kejadian.
Diduga Korsleting Alat Elektronik
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Sebelum api membesar, seorang saksi mata yang merupakan tetangga korban mengaku sempat mendengar suara ledakan dari dalam bangunan.
Saksi yang saat itu hendak mengantar adiknya mengaji melihat asap tebal keluar dari samping rumah. Tak lama kemudian, terdengar ledakan yang diduga berasal dari unit AC di dalam rumah bangsal tersebut
Upaya warga untuk mendobrak pintu demi menyelamatkan barang-barang pun gagal karena api sudah terlanjur menutup akses masuk.
Pemadaman Selama Satu Jam
Beruntung, kesiapsiagaan warga yang langsung melaporkan kejadian tersebut membuat tim pemadam kebakaran segera tiba di lokasi.
Petugas bersama warga bahu-membahu menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berdampingan.
“Api baru berhasil dipadamkan total sekira pukul 16.35 WITA. Syukurnya, api bisa segera dilokalisir sehingga tidak menyebar ke bangunan di sekitarnya,” tambah Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap penggunaan instalasi listrik dan alat elektronik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Ika/NT)





