NUSANTARA TERKINI — Keberadaan bekantan atau primata berhidung panjang di Kabupaten Berau menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat.
Hewan ini termasuk salah satu fauna langka yang menghuni kawasan Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur.
Ratusan ekor bekantan diketahui mendiami wilayah hutan di pulau tersebut secara alami.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menjelaskan, populasi bekantan juga ditemukan di beberapa titik lainnya.
Salah satunya berada di kawasan wisata susur sungai mangrove, Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih.
Namun, jumlah populasi di lokasi tersebut memang tidak sebanyak yang ada di Pulau Besing.
Wisatawan dapat menyaksikan kawanan bekantan saat sore hari tiba melalui paket ekowisata susur sungai.
Momen senja menjadi waktu terbaik karena primata ini biasanya mulai aktif menampakkan diri di dahan pohon.
Pengalaman melihat hewan langka secara langsung menjadi daya tarik utama bagi para pelancong.
“Kita bisa lihat di Pulau Besing kalau senja itu agak lumayan banyak,” ujar Samsiah.
Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berharap hutan di Pulau Besing tetap terjaga keasrian dan hijaunya.
Hutan bakau merupakan habitat asli yang sangat krusial bagi keberlangsungan hidup kawanan bekantan tersebut.
Kelestarian lingkungan menjadi kunci utama agar daya tarik wisata ini tetap bertahan lama.
Upaya masyarakat dalam menghindari aktivitas penebangan pohon sangat berpengaruh terhadap kenyamanan primata unik ini.
Jika pohon-pohon besar tetap terjaga, bekantan akan merasa betah dan terus berkembang biak di sana.
Sebaliknya, kerusakan hutan dapat memaksa hewan ini untuk berpindah mencari perlindungan baru.
Samsiah memperingatkan, bekantan memiliki kemampuan berenang yang cukup baik saat merasa terancam atau kehilangan tempat tinggal.
Mereka bisa saja menyeberang ke pulau lain untuk mencari area yang dianggap lebih layak untuk ditinggali.
Oleh karena itu, perlindungan terhadap kawasan hutan bakau harus menjadi prioritas bersama semua pihak.
“Bekantan itu kalau kehilangan tempat tinggal pohon-pohon besar, dia bisa berenang menyeberang ke pulau lain,” pungkas Samsiah. (Adv)






