NUSANTARA TERKINI – Dewasa ini, penerapan sistem digitalisasi semakin diperluas untuk mempermudah proses transaksi dengan tidak lagi harus menggunakan uang tunai.
Hari ini, Jumat (17/4/2026), Bank Indonesia (BI) membawa Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor go digital dengan melakukan soft launching siap Qris. Ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya hal serupa juga dilakukan di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.
Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Kaltara, Hasiando G Manik mengatakan, dalam waktu dekat ini BI akan melanjutkan soft launching siap Qris di Pelabuhan Malinau, Tana Tidung dan Nunukan.
“Target kita di Juni (2026) kita akan lakukan grand launching untuk semua pelabuhan di Kaltara siap Qris,” kata Hasiando.
Dengan penerapan sistem digital ini, maka pembelian sudah dapat dilakukan tanpa harus pakai uang tunai atau cash. Jadi, penggunaan Qris ini merupakan alternatif pembayaran selain dengan cara tunai.
“Sebetulnya sistem digital itu tidak hanya Qris, tapi juga bisa menggunakan e-money, transfer dan lainnya. Ini merupakan alternatif pembayaran yang dapat digunakan selain tunai,” sebutnya.
Tentunya, penerapan sistem digital seperti Qris ini juga diikuti dengan edukasi dan sosialisasi secara masif oleh BI terkait dengan potensi risiko buruk yang bisa saja terjadi.
“Baik itu secara tunai, maupun non tunai, itu semua ada risikonya. Makanya kita terus lakukan sosialisasi terkait praktik kejahatan digital yang harus diketahui masyarakat,” tuturnya. (*/Fawdi/NT)





