NUSANTARA TERKINI – Warga Kabupaten Berau yang hendak pulang kampung kini bisa bernapas lega. Pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan berlapis, untuk memastikan rumah warga tetap terjamin keamanannya selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Berau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ridho Tri Putranto memastikan, aparat tidak hanya berdiam diri di pos penjagaan perkotaan.
Pihaknya menyiagakan tim pemukul cadangan yang siap bermanuver melakukan patroli keliling hingga ke perkampungan.
Tim khusus ini mendapat mandat penuh untuk menyambangi pos keamanan lingkungan (Poskamling) dan area perumahan penduduk.
Langkah pencegahan ini sengaja diambil untuk menutup rapat celah bagi para pelaku kriminal yang kerap mengincar rumah kosong saat ditinggal mudik oleh pemiliknya.
“Pendekatan yang kami utamakan adalah tindakan preventif,” ujar Ridho pada Selasa (10/3/26).
Sabuk Pengamanan Berlapis
Skema pengamanan komprehensif bertajuk Operasi Ketupat Mahakam 2026 ini, mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 629 personel kepolisian. Jajaran kepolisian juga turut dibantu oleh TNI, instansi pemerintah daerah hingga regu penyelamat dan tenaga medis.
Sebanyak tujuh pos penjagaan taktis siap didirikan menyebar di objek vital seperti bandar udara, pelabuhan kawasan Tanjung Batu hingga pusat keramaian di Tanjung Redeb.
“Setiap pos dibebani tanggung jawab mengawal keamanan fasilitas publik, dalam radius lima hingga sepuluh kilometer secara penuh selama 24 jam,”jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan petugas berseragam, kepolisian juga menerjunkan personel reserse kriminal secara senyap di berbagai titik rawan.
Strategi pengamanan lintas sektor ini diyakini sanggup memberikan garansi rasa aman bagi pemudik maupun warga yang merayakan Lebaran di daerah asal.
“Anggota reskrim juga kami siapkan di beberapa titik dengan sistem zonasi,” pungkasnya.





