KUTAI KARTANEGARA – Satu rumah milik warga di RT 15 Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara diacak-acak oleh seekor beruang berukuran besar.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (6/9/2025) malam dan disaksikan langsung oleh pemilik rumah bernama Ari. Saat melihat rumahnya diacak-acak beruang, Ari hanya bisa menyaksikan tanpa berbuat apa-apa.
“(Beruang) muncul dari kebun pisang di belakang rumah. Sepertinya kelaparan jadi masuk ke rumah adik saya, si Ari. Ari dan anaknya sampai syok, sampai saat ini juga syok,” terang salah satu keluarga bernama Awal.
Beruang itu masuk melalui dinding rumah yang di rusak menggunakan tangan dan kuku yang tajam.
“Insiden ini sudah terjadi empat kali, yang keempat ini rumah adik saya, waktu itu dia pulang habis membantu saudara yang sedang melakukan persiapan pernikahan, pas pulang dan membuka pintu, didapati beruang sudah mengacak bagian dapur rumah, hewan itu juga sempat memakan gula dan menghamburkan minyak makan ke lantai,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi aktivitas beruang yang membahayakan itu, pemilik rumah terpaksa diungsikan di kediaman mertuanya yang berada di Desa Muara Kaman Ulu.
“Kami ungsikan adik saya ke situ karena tingkat keamanannya lebih tinggi, rumah mertuanya itu dinding beton,” ungkapnya.
Sementara, pihaknya telah melakukan koordinasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Muara Kaman untuk melakukan patroli malam, mengantisipasi gangguan binatang buas tersebut.






