Teror Bom Ikan di Tanjung Batu: Bagan Warga Hancur, Pelaku Kabur Saat Dikejar

diterbitkan: Rabu, 6 Mei 2026 03:49 WITA
Bom Ikan Berau
Bagan milik warga Tanjung Batu ambruk usai terdampak bom ikan. (Foto: Polsek Pulau Derawan)

NUSANTARA TERKINI– Aksi brutal pelaku illegal fishing kembali meresahkan nelayan di Kabupaten Berau. Sebuah alat tangkap ikan jenis bagan milik warga Kampung Tanjung Batu dilaporkan hancur berantakan, yang diduga kuat akibat terkena ledakan bom ikan pada Minggu (3/5/2026) lalu.

Peristiwa ini mendadak viral di media sosial setelah pemilik akun Hasan Uddin mengunggah rekaman video yang memperlihatkan kondisi bagan yang rusak parah di tengah laut.

Kalah Cepat Saat Pengejaran

Baca juga  KPU Berau Akan Gelar PSU di 4 TPS, Ini Alasannya

Dalam unggahannya, Hasan menceritakan detik-detik upaya pengejaran terhadap pelaku yang dicurigai melakukan pengeboman. Namun, keterbatasan sarana membuat pelaku berhasil meloloskan diri ke arah perairan lepas.

“Pelaku sempat dikejar, tapi apa daya pengejaran menggunakan kapal domfeng sementara pelaku menggunakan papet dengan mesin tempel yang jauh lebih cepat,” tulisnya dalam keterangan video tersebut.

Meski pelaku berhasil kabur, warga yang melakukan penyisiran di sekitar pesisir Tanjung Batu akhirnya menemukan sebuah perahu yang diduga kuat milik pelaku.

Baca juga  Pemkab Berau Komitmen Kembangkan Ekonomi Hijau menuju Pembangunan Berkelanjutan

Berdasarkan informasi dari warga, di dalam perahu yang tertinggal tersebut ditemukan sejumlah bahan peledak jenis bom ikan yang belum sempat digunakan.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Menanggapi laporan warga yang telah viral tersebut, Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan adanya dugaan pengrusakan alat tangkap nelayan di wilayah hukumnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah bergerak untuk mendalami barang bukti yang ditemukan warga.

“Sementara ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan,” ujar Iwan saat dikonfirmasi.

Baca juga  Besok Air Asia Mendarat Perdana di Berau, Cek Jadwal dan Harga Tiketnya di Sini

Warga setempat mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku yang selama ini memang kerap melakukan aktivitas pengeboman ikan di wilayah tersebut.

Mereka berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas, mengingat aksi bom ikan tidak hanya merusak terumbu karang tetapi juga menghancurkan mata pencaharian nelayan lokal yang menggunakan alat tangkap tradisional.(Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait