NUSANTARA TERKINI– Aksi brutal pelaku illegal fishing kembali meresahkan nelayan di Kabupaten Berau. Sebuah alat tangkap ikan jenis bagan milik warga Kampung Tanjung Batu dilaporkan hancur berantakan, yang diduga kuat akibat terkena ledakan bom ikan pada Minggu (3/5/2026) lalu.
Peristiwa ini mendadak viral di media sosial setelah pemilik akun Hasan Uddin mengunggah rekaman video yang memperlihatkan kondisi bagan yang rusak parah di tengah laut.
Kalah Cepat Saat Pengejaran
Dalam unggahannya, Hasan menceritakan detik-detik upaya pengejaran terhadap pelaku yang dicurigai melakukan pengeboman. Namun, keterbatasan sarana membuat pelaku berhasil meloloskan diri ke arah perairan lepas.
“Pelaku sempat dikejar, tapi apa daya pengejaran menggunakan kapal domfeng sementara pelaku menggunakan papet dengan mesin tempel yang jauh lebih cepat,” tulisnya dalam keterangan video tersebut.
Meski pelaku berhasil kabur, warga yang melakukan penyisiran di sekitar pesisir Tanjung Batu akhirnya menemukan sebuah perahu yang diduga kuat milik pelaku.
Berdasarkan informasi dari warga, di dalam perahu yang tertinggal tersebut ditemukan sejumlah bahan peledak jenis bom ikan yang belum sempat digunakan.
Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Menanggapi laporan warga yang telah viral tersebut, Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan adanya dugaan pengrusakan alat tangkap nelayan di wilayah hukumnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah bergerak untuk mendalami barang bukti yang ditemukan warga.
“Sementara ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan,” ujar Iwan saat dikonfirmasi.
Warga setempat mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku yang selama ini memang kerap melakukan aktivitas pengeboman ikan di wilayah tersebut.
Mereka berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas, mengingat aksi bom ikan tidak hanya merusak terumbu karang tetapi juga menghancurkan mata pencaharian nelayan lokal yang menggunakan alat tangkap tradisional.(Ika/NT)





