Wajah Baru Pasar SAD, Parkir Elektronik Cegah Pungli dan Kebocoran

diterbitkan: Selasa, 24 Februari 2026 07:52 WITA
Foto: Kondisi portal parkir elektronik di pasar Sanggam Adji Dilayas sebelum dirusak masa.

NUSANTARA TERKINI – Sistem perparkiran di Pasar Sanggam Adji Dilayas kini memasuki era baru dengan beroperasinya mesin parkir elektronik. Langkah ini diambil untuk menata alur kendaraan sekaligus meningkatkan transparansi pendapatan pasar.

Infrastruktur modern tersebut resmi digunakan untuk melayani pedagang maupun pengunjung pasar, Senin (23/2/2026). Penerapan sistem ini diharapkan mampu meminimalisir kebocoran retribusi parkir melalui pencatatan digital yang akurat.

Secara teknis gerbang masuk dibagi menjadi tiga lajur spesifik untuk mencegah penumpukan. Lajur tengah dan kanan didedikasikan bagi kendaraan roda empat sementara sisi kiri dikhususkan untuk sepeda motor.

Baca juga  Tak Perlu Risau, Parkir Elektronik Pasar Sanggam Tetap Layani Bayar Tunai Lewat Petugas

Meski sistem sudah terkomputerisasi petugas jaga tetap disiagakan penuh di lokasi. Kehadiran petugas diperlukan untuk memandu pengunjung yang belum terbiasa dengan mekanisme palang otomatis.

Penjaga portal parkir elektronik Pasar SAD Chandra menjelaskan metode pembayaran tunai masih diterima sebagai bagian dari masa transisi. Namun ke depan sistem akan didorong sepenuhnya menggunakan non tunai atau cashless demi keamanan transaksi.

Baca juga  Korban Kedua Feri Tenggelam di PPU Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

“Untuk saat ini bisa pakai cash yang punya kartu kaya bandara bisa, tapi sebisa mungkin pakai kartu sih nanti,” ungkap Chandra.

Tarif Flat 24 Jam

Sistem baru ini juga mengakomodasi berbagai kanal pembayaran digital yang populer di masyarakat. Pengguna jasa parkir bisa membayar menggunakan uang elektronik hingga memindai kode QRIS dan aplikasi Dana.

Tarif yang dikenakan pun menerapkan sistem flat atau sekali bayar tanpa hitungan progresif per jam. Pengendara motor cukup membayar Rp 3 ribu dan mobil Rp 5 ribu untuk durasi parkir sepuasnya.

Baca juga  Usai Viral Perkara Mobil Mewah, Gubernur Kaltim Maaf-Maafan Bareng Warga di Hari Pertama Lebaran

Penerapan teknologi ini diklaim berjalan mulus tanpa kendala teknis berarti. Simulasi yang matang pada hari-hari sebelumnya membuat arus keluar masuk kendaraan tetap terkendali saat peresmian.

Operasional pos parkir ini akan berjalan selama 24 jam penuh dengan pengawasan ketat. Guna memastikan keamanan dan ketertiban area pasar petugas jaga akan bergantian dalam tiga waktu kerja.

“Kalau 24 jam kan ini dibagi 3 sif dia,” tutupnya.(*)

Bagikan:
Berita Terkait