Kuliner Tepian Jadi Primadona, Disbudpar Berau Catat Lonjakan Pengunjung Selama Libur Lebaran

diterbitkan: Kamis, 2 April 2026 01:44 WITA
Salah satu kawasan kuliner malam di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, Berau.
Salah satu kawasan kuliner malam di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, Berau.

NUSANTARA TERKINI — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau merilis data menggembirakan terkait lonjakan drastis kunjungan ke berbagai Daya Tarik Wisata (DTW) selama periode libur Lebaran 2026.

Tercatat, sebanyak 92 ribu wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, memadati berbagai objek wisata di Bumi Batiwakkal dalam kurun waktu sepuluh hari, yakni sejak 20-29 Maret 2026.

Di wilayah perkotaan, Kecamatan Tanjung Redeb menjadi motor penggerak utama dengan angka kunjungan yang mencapai belasan ribu orang.

Sektor kuliner terbukti menjadi magnet paling kuat bagi para pelancong yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat selama momen hari raya.

Wisata kuliner Tepian Ahmad Yani mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit utama di wilayah kota dengan catatan fantastis sebanyak 19.086 kunjungan.

Baca juga  Wajah Baru Ekowisata Mangrove Tanjung Batu, Siap Sambut Wisatawan Lebaran dengan Selasar Kuliner di Atas Laut

Kawasan ini digandrungi masyarakat karena menyajikan beragam pilihan kuliner dalam suasana yang bersih dan tertata, sembari menawarkan pesona matahari terbenam yang memikat di sepanjang tepian sungai.

Foto: Aktivitas pusat kuliner kawasan Jalan Pulau Derawan, Tanjung Redeb.

Menyusul di posisi kedua, kawasan kuliner Tepian Pulau Derawan berhasil menarik perhatian 11.405 pengunjung. 

Destinasi ini menjadi pilihan lintas generasi untuk bersantai menikmati bentang Sungai Kelay, didukung oleh variasi menu yang lengkap, mulai dari camilan ringan hingga hidangan berat yang lebih beragam.

Bagi warga kota yang mencari kesegaran tanpa harus menempuh perjalanan jauh, Kolam Renang Berau Indah di Jalan Durian 3 tetap menjadi pilihan utama dengan total 1.726 kunjungan.

Puncak keramaian di lokasi ini terjadi pada 29 Maret, di mana tercatat ada 352 pengunjung yang datang dalam satu hari.

Baca juga  Padukan Event Seni dan Konten Kreatif, Nurjatiah Ungkap Strategi Jitu Hidupkan Museum Batiwakkal

Sementara itu, Dermaga Sanggam yang menjadi gerbang utama menuju wilayah pesisir mencatat aktivitas 690 orang, dengan arus keberangkatan tertinggi terjadi pada 22 Maret.

Di sisi lain, kondisi berbeda terlihat pada sektor wisata sejarah dan budaya yang menunjukkan angka kunjungan cukup kontras.

Museum Batiwakkal di Gunung Tabur tercatat dikunjungi oleh 67 orang, sementara Keraton Sambaliung menerima 45 kunjungan.

Angka terendah dicatatkan oleh Museum Siraja yang hanya menerima total 7 kunjungan sepanjang periode liburan tersebut.

Kecamatan Teluk Bayur justru menyumbang angka yang cukup signifikan melalui destinasi rekreasi populernya. 

Coconut Garden Mangurai mencatatkan total 2.597 kunjungan, disusul oleh Water Boom Rinjani Makmur di Kampung Labanan Jaya dengan 3.380 kunjungan.

Baca juga  Bawa Pesona Maratua ke Jakarta, Disbudpar Berau Siap Gebrak DXI Expo 2026

Selain itu, Summer Camp di Kampung Rantau Panjang terbukti cukup diminati dengan raihan 3.316 total kunjungan selama periode Lebaran.

Geliat pariwisata juga terasa di Kecamatan Gunung Tabur, di mana wisata kuliner setempat berhasil menarik minat 1.487 pengunjung.

Sedangkan di Kecamatan Sambaliung, fasilitas kolam pemancingan keluarga menjadi daya tarik tersendiri dengan total 1.141 kunjungan, yang mencapai puncak keramaian pada penghujung masa liburan.

Data keseluruhan ini menjadi indikator kuat bahwa pariwisata berbasis kuliner dan rekreasi keluarga masih menjadi tulang punggung utama ekonomi kreatif di wilayah perkotaan Berau, terutama saat memasuki momen besar seperti hari raya. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait