Desain Gapura Bidukbiduk Masih Direvisi, Tapi Anggarannya Tetap Rp2,7 Miliar

diterbitkan: Selasa, 19 Mei 2026 06:18 WITA
Bidukbiduk
Ilustrasi Gapura selamat datang di Bidukbiduk by Gemini Ai

NUSANTARA TERKINI – Rencana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau untuk membangun gapura megah “Selamat Datang” di Kawasan Wisata Bidukbiduk terus menuai perhatian publik.

Terbaru, proyek infrastruktur penunjang pariwisata yang menelan anggaran fantastis senilai Rp2,7 miliar ini dikabarkan harus masuk meja revisi kembali karena dinilai belum matang.

Meski dokumen perencanaan pengerjaan fisiknya dikembalikan untuk direvisi ulang, pihak panitia memastikan nilai pagu anggaran yang telah dikunci di dalam APBD Murni 2026 tidak akan mengalami penurunan atau perubahan sama sekali.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gapura Bidukbiduk, Wibowo, membenarkan bahwa proyek tersebut hingga saat ini belum ditayangkan di sistem lelang elektronik secara terbuka karena dinilai masih memerlukan penyempurnaan skema perencanaan.

Baca juga  Respons Ramalan BMKG, Ketua DPRD Berau Minta Dinas PUPR Optimalkan Pembangunan Saluran Air

“Belum tayang, karena akan direvisi lagi. Tapi untuk nilai anggarannya tidak akan berubah,” ujar Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Anggaran Rp2,7 Miliar Dikunci, Desain Fisik Masih Jadi Misteri

Menariknya, di tengah kepastian kucuran dana miliaran rupiah yang bersumber dari uang rakyat tersebut, detail mengenai konsep arsitektur maupun visualisasi fisik dari ikon baru gerbang wisata Bidukbiduk ini justru masih menjadi misteri.

Pihak pelaksana teknis di lapangan bahkan mengaku belum melihat langsung blueprint atau maket desain final dari bangunan tersebut.

“Kalau itu (model gapura) saya kurang tahu, karena kami hanya melaksanakan saja,” aku Wibowo terus terang.

Baca juga  Gubernur Kaltim Tetapkan Kenaikan UMP 2026 Sebesar 5,12 Persen, Lebih Rendah Dibanding 2025

Berdasarkan data resmi dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), paket penyedia jasa konstruksi ini terdaftar dengan nomor kode RUP 65411117.

Total pagu anggaran riil yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Berau demi mengejar estetika di pintu masuk destinasi wisata bahari tersebut mencapai angka kumulatif Rp2.710.515.200.

Berdasarkan deskripsi pengadaan, dana jumbo tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk pengerjaan fisik bangunan gapura dengan volume pengerjaan lahan mencapai 500 meter persegi.

Urgensi Anggaran Miliaran untuk Sebuah Gapura Wisata

Rencana DPUPR Berau menggelontorkan anggaran hingga Rp2,7 miliar hanya untuk sebuah bangunan gapura pemisah wilayah dinilai memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Baca juga  Efek Jembatan Sei Nibung, Wisata Biduk-Biduk Kedatangan 15 Ribu Wisatawan

Publik mempertanyakan efektivitas anggaran serta urgensi kemegahan fisik bangunan di tengah kebutuhan fasilitas penunjang utama wisata lainnya di Bidukbiduk yang juga memerlukan perhatian keuangan daerah.

Di sisi lain, perwakilan pemerintah daerah menjelaskan bahwa kehadiran gapura megah ini dirancang untuk mempertegas identitas spasial Bidukbiduk sebagai salah satu sektor wisata andalan dan premium di Bumi Batiwakkal.

Pembangunan fisik berskala masif sengaja dipilih agar mampu memunculkan impresi dan kesan pertama (first impression) yang kuat, mewah, serta bernilai estetik tinggi bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung.(*)

Bagikan:
Berita Terkait