NUSANTARA TERKINI – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar praktik penyelundupan bahan bakar minyak bersubsidi dengan modus nekat. Para pelaku menggunakan armada resmi perusahaan negara untuk melancarkan aksinya di perairan Balikpapan menuju Penajam Paser Utara pada Senin (2/3/2026).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim Komisaris Besar Yusuf Sutejo membenarkan penangkapan sindikat penyelewengan Pertalite tersebut. Pihaknya menangkap empat tersangka beserta barang bukti kendaraan yang dipakai menyamar.
“Telah diamankan empat orang berikut tiga unit truk tangki Pertamina,” kata Yusuf.
Penyamaran di Atas Kapal Feri
Sindikat ini diringkus saat berada di atas Kapal Feri DLU Ulin. Petugas menemukan kejanggalan pada muatan tiga truk tangki Pertamina dan satu truk biasa yang dibawa para tersangka.
Truk tangki tersebut ternyata mengangkut tiga galon berisi Pertalite. Sementara satu truk lainnya kedapatan membawa sembilan galon berisi bahan bakar serupa dengan total mencapai 900 liter.
Seluruh BBM yang diangkut merupakan barang bersubsidi dari pemerintah. Yusuf memastikan komplotan ini beroperasi secara ilegal karena tidak mengantongi dokumen pengangkutan sah.
“Mereka tidak memiliki izin dalam pengangkutan,” ungkap Yusuf.
Aparat kini membawa seluruh pelaku beserta armada truk ke Markas Komando Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Kaltim. Langkah ini diambil untuk pendalaman kasus dan proses hukum.
“Guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Yusuf.





